Kita diikat oleh satu kesamaan dari varietas empirisme, saintifisme, dan industrialisasi; yaitu rasa tamak. Kita selalu merasa kekurangan dan betul-betul kekurangan.
Kita tak dapat menerima kesederhanaan dalam tataran yang katalistik. Kita dikuasai oleh sistem yang menuntut semuanya serba berlebihan; produksi massal; industri habis-habisan dan eksplotasi yang mengerikan. Semakin kita menjual, semakin kita membeli. Semakin banyak ketersediaan, semakin mahal harga barang. Ini zaman yang layak kita caci meski tak kan pernah dapat dihindari!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Keh Mamat
ReplyDeleteMemangnya blog ini gak punya Polisi? Awas, posting bernada menghina akan kenna' tilang! Kalau nggak, ya moga bannya bocor! :P
ReplyDelete